Masih
inget banget gue waktu gue masih dikatakan status sebagai maba yang imut-imut. Saking
imutnya, bahkan gue pengen dilemparin batu. Duhduh..gak semenakutkan itu kok. Masih
terekam dalam benak gue, gue yang masih jauh dari kata waras kala itu. Manusia
yang pernah mengalami kealayan maksimal di jejaring sosial yang namanya fesbuk.
Gak tau juga gue, apa salahnya fesbuk,
sampe-sampe gue selalu curhat di fesbuk, lagi makan di apdet status, lagi
nongkrong di wc di apdet status, mau pacaran di apdet status, mau tidur di
apdet status bahkan mau kentut aja di apdet status. Alamak, muke gile juga ya
gue nggak tau malu padahal ada seribuan lebih teman di fesbuk, yang kenal
bahkan nggak kenal walaupun banyak yang nggak kenalnya sih. Hehehe.
Dari beberapa pengalaman yang pernah
gue alamin, fesbuk justru membuat gue menjadi menimbulkan sakit hati, rasa
curiga berlebih bahkan rasa penasaran yang sering disebut Kepo. Nggak tau juga
gue kok bisa-bisanya kayak gitu. Mungkin faktor usia juga kali ya, makanya
setelah dipikir lagi ngapain juga gue selalu berkeluh-kesah kayak orang sableng
yang perlu dirawat di rumah sakit jiwa.
Terkadang sekarang gue malah Cuma ngekek
aja ngeliat orang-orang berstatus alay maksimal. Mungkin penyakitnya itu akan
sembuh jika mereka, tiap apdet status di fesbuk itu mbayar. Hihihi. Gue masih
inget aja sama fesbuk mantan gue, yang sering pasang status alay bersama
pacarnya. Duh-duh, romantisnya itu lo kayak romeo dan juliet yang takkan terpisahkan.
Sekarang curhatan dan kata-kata alay
gue biar gue alihkan di blog tercintah gue ini. Yap, gue suka dengan menulis
karena menulis membantu gue buat meluapkan segala sesuatu pikiran dan perasaan
yang mengganggu. Dengan begitu, gue akan menjauhkan fesbuk untuk apdet sesuatu
yang gue anggap nggak perlu. Hehehe. Sekian dari Miss Galau, salam laos buat
kalian semua. J
0 comments:
Post a Comment