29 May 2014

Masihkah, Aku Di hatimu?

Cerita ini hanya fiktif belaka, bila ada kemiripan kejadian dan peristiwa, hanya ketidaksengajaan sang penulis berimajinasi. Selamat membaca..!! J

        Sudah berulang kali, aku mencoba dan berusaha untuk tak meneteskan airmata kembali. Mengingatmu sungguh membuat rasa di dada terasa sesak. Saat puing-puing hubungan yang sudah terjalin selama hampir enam tahun, dan kau pun lenyap kini. Jauh dan semakin jauh dari pandangan mata dan hatiku.
          Kau memilih untuk pergi meninggalkanku. Aku mencoba tak memikirkan praduga-praduga negatifku padamu. Saat sosok teman masalalu hadir kembali dalam hidupmu, kau memang berubah, dan kau benar-benar acuhkanku. Aku pun tak dapat memahami, seberapa berharganya dia untukmu. Rasanya geram dan kesal tiap mengingat itu.
Wanita bodoh mana yang telah goyahkan hatimu itu...tak pernahkah kau membayangkan rasa sakit di hatiku ini....!!
          Sungguh aku tak mengerti dengan jalan pikiranmu itu. kau anggap aku ini apa, bukankah kau selalu bilang aku yang selalu di hatimu, kau menyayangiku lebih dari apapun dan kini kau campakkan aku. Dan kini kau bilang, ku tak menyayangimu lagi seperti dulu. Apa mungkin cinta kadaluarsa itu berlaku juga untukku dan dirimu?? Aaaah,,,sungguh di luar perkiraan saat aku selalu berpegang teguh pada kesetiaan.
          Kini aku harus mulai terbiasa tanpamu, aku harus kuat hidup tanpa dirimu lagi dan aku harus sanggup melupakan bayangmu di hati maupun pikiranku. Kau kini tak lebih hanya sebuah bayangan-bayangan kelam menghias hidupku.
          Hanya kesabaran yang saat ini sedang ku tekankan pada diriku. Mungkin Tuhan belum menjodohkan aku dengan kamu. Dalam hati yang terluka ini, tak mampu kupungkiri, masih ada namamu dalam setiap doa-doaku, masih tersimpan harapan walau mungkin bagiku itu tak mungkin, namun biarlah Tuhan yang memberikan jalan terbaik untukku dan untukmu.
Sungguh masih ada pertanyaan yang selalu ingin kutanyakan padamu, masihkah aku di hatimu?
Biarlah sang waktu yang akan menjawab itu....
***
“Seberapa lama pacaran, bukan patokan dan jaminan bahwa itu benar-benar jodoh kita. Jangan pernah berhenti berdoa untuk memohon yang terbaik dari segala jalan hidup yang akan kita tempuh.”
(-Princess-)



0 comments:

Post a Comment