Oleh:
Wisuda kapan,
kapan wisuda pertanyaan yang seringkali aku dengar akhir-akhir ini. Lengkungan
senyum tipis seraya menghiasi mukaku sesaat setelah pertanyaan itu dilontarkan
pelan, datar namun bermakna dalam. Ahh, lenguhan panjang kali ini
memperingatkan bahwa aku bosan dengan pertanyaan itu. Pertanyaan yang seakan
tabu sekali untuk dibahas bahkan untuk dipertanyakan sekalipun.
Yaps,
aku tahu bahkan mungkin aku sudah tak layak masih menyandang status mahasiswi
tingkat akhir yang sedang menempuh skripsi yang belum juga kelar. Dengan berbagai
macam alasan yang selalu aku katakan mengapa aku belum lulus. Yaps, dosenku
naik haji lah, nanti dulu deh ada kerjaan, iya nanti aku kerjain alhasil belom
juga aku garap-garap bab 4 dan 5 yang tinggal sedikit lagi itu.
Dalam hati,
aku udah mikir banget kok kapan aku mau wisuda, kapan aku nyelesein skripsiku
yang rada mogok ini. Terkadang mood ini sangat sulit sekali dipaksa untuk
sedikit berlari mengejar keterlambatan. Apalagi mikirnya gak Cuma skripsi,
skripsi dan skripsi. *sok mikie deh, Put. Hahaha.
Buat enyak
dan babe, anakmu ini janji kok buat lulusin kuliah di waktu yang tepat. dan
satu hal lagi, anakmu yang keras kepala ini ingin sekali membuat kalian bangga
mempunyai anak seperti aku. Walaupun aku tahu, aku belum menjadi anak yang baik
yang patut dibanggakan. Tapi, setidaknya ketika aku lulus nanti, aku sudah
menyicil membuat kalian bahagia. Dan setelah itu nanti aku akan berusaha
menjadi anak yang jauh lebih baik dan lebih baik lagi. Doakan anakmu ini Bu,
Pak agar sukses dan tercapai segala keinginan dan cita-cita. Amin.

0 comments:
Post a Comment