7 July 2014

Maaf Untuk Seorang Lelaki



Sebelumnya aku hanya ingin tanya, apa kabarmu boy? Pasti kau akan menjawabnya “Baik” tak lebih dan tak kurang dari itu. Mungkin itu akibat ulahku sendiri kepadamu. Maaf atas perlakuanku kepadamu dulu, kau yang selalu berusaha membuatku mati-matian tersenyum kaku di hadapmu. Aku masih yang terus saja menyimpan rapi tentang sosok Mr. G dan menganggap tak ada kisah apapun tentangku dan tentangnya.
Dulu aku memang mencarimu untuk sekedar melepas penatku dari kekejaman hati dari seseorang yang aku puja. Aku hanya menganggapmu sebagai tempatku berteduh dan menghindari kekejaman itu. Agar aku mampu menghadapinya dengan lapang dada, walaupun setiap malam aku hanya mampu menangisinya tanpa memikirkanmu. Sungguh terlalu kejamkah aku dulu padamu?
Hanya kata maaf yang mampu kukatakan padamu kini. Kata maaf sudah lebih dari cukup untukku untuk menebus semua kesalahanku. Kala itu hatiku yang sedang asik berselingkuh bersama masalalunya, bukan berarti aku tak mencoba untuk belajar menyayangimu. Aku bahkan juga sempat menyayangimu dan merindukanmu bila lama kita tak jumpa.
Ah, sudahlah mengungkitnya tidak akan mengembalikan semua dengan baik. Terima kasih atas perhatianmu selama kurang lebih satu tahun, terima kasih sudah menjagaku dengan baik. Maaf ketidakmampuanku tuk membalasnya dengan perasaan yang lebih dalam untukmu. Maaf atas pengkhianatan hati yang telah kulakukan.

“Semoga ada wanita yang lebih baik yang akan membuat esok mu lebih bahagia.”
Diary Princess-

0 comments:

Post a Comment