Kali
ini gue menepiskan segala penat mulai dari penat di hati, penat di badan dan
penat segala pikiran yang muter-muter di kepala gue. kali ini gue sedikit ingin
mengeluh, hmm mungkin banyak keluh kesah yang ingin gue sampaikan disini. Gue merasa
bebas aja di blog gue, gue bebas berkata apa saja walaupun hanya sekedar opini
dari gue, tanpa perlu validasi bahkan tanpa perlu validator untuk memvalidkan
kata demi kata disini.
Udah agak lama bahkan sudah lama sekali
rasanya gue merasa sebebas ini, tanpa perlu menjaga perasaan seseorang, tak
perlu menggalaukan seseorang apakah dia setia atau tidak, tidak perlu merasakan
kerinduan yang dalam meski jarang berjumpa. Gue bagaikan burung yang bebas,
bebas dalam memilih jalan yang gue mau tanpa perlu gue harus menurut pada
sesuatu. Sesekali memang gue merasakan kehampaan di ujung waktu.
Nama gue sering dipanggil Lilih tapi
gue lebih bahagia bila dipanggil Putri. Gue mahasiswa tingkat akhir yang sedang
menjalankan skripsi. Anak ragil dari tiga bersaudara yang udah beberapa tahun
menjalani kehidupan sebagai anak bontot menjadi anak tunggal. Hehehe, ya karena
dua abang gue udah nikah semua dan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya.
Terkadang gue sempat berpikir,
mungkinkah gue akan segera merasakan kebahagiaan seperti dua abang gue yang
sudah dipertemukan dengan cinta sejatinya. Gue masih menunggu dan berharap
seseorang akan datang di saat dan waktu yang tepat. Kali ini gue nggak berharap
pada siapapun. Karena rasanya harapan akan berdampak pada penantian yang tak
pasti. Dan gue hanya nggak mau seperti itu. Pengalaman yang sudah-sudah tak
perlu diulang lagi. Yang sudah biarlah sudah, yang berlalu biarlah berlalu.
Akan ada harapan baru di depan yang akan jauh lebih indah dari sebelumnya. Gue akan
tutup buku masalalu mulai dari sekarang. Yang lalu tak perlu diingat lagi,
melupakan akan jauh lebih baik. Jadi, semangat baru untuk Putri...!!!! J
0 comments:
Post a Comment