31 July 2014

Kamu



Oleh:
Lilih Putri Pratiwi

            Kamu iya kamu yang akhir-akhir ini memenuhi rongga kepalaku, bahkan tak hentinya berdoa untuk semua kebaikan yang akan kita lalui. Aku mendoakanmu dalam tiap bait-bait doa yang tak pernah henti. Aku mendambakanmu sebagai calon imamku kelak. Tuhan, bolehkah aku memohon ini semua? Kuinginkan dia jadi imamku untuk selalu menuntunku pada jalan-Mu selalu.

            Hei, kamu tahukah aku mulai jatuh hati pada perjumpaan pertama lebaran ini. kamu seperti sosok yang indah yang tak pernah kubayangkan keberadaannya. Kamu memikat hatiku meski kau tak pernah ikat hatiku dengan seutas tali. Kamu bagai harapan-harapan indah yang hadir dalam hidupku yang sejenak aku merasakan kehampaan tak jelas.

            Aku ingin kamulah satu-satunya orang yang akan kulabuhkan seluruh harapan ini. Aku ingin kau bingkaikan aku pada hatimu, dimanapun kau berpijak dan melangkahkan kakimu. Cukup kali ini, aku ingin kamu yang terakhir. Terakhir buat diriku dalam hidup kita. Semoga Allah selalu mendengar doa-doa kita, doa-doa kamu dan aku.

“Aku berharap kamu yang terakhir dalam hidupku.”

Diary Princess-
         

0 comments:

Post a Comment