15 July 2014

Anak Kecil Di Kala Shubuh

Oleh:
Lilih Putri Pratiwi




Ini ceritaku sewaktu Shubuhan kemarin pagi. Aku segera melangkahkan kakiku keluar dari mushola yang saat itu senja belum menampakkan diri dengan baik. Mata masih terasa pedih, sisa tidur semalam yang belum begitu terobati rasa kantuknya. Memaksa untuk terbangun, karena untuk sahur dan melanjutkan shubuhanku di mushola seperti rutinitas wajibku selama ramadhan.
            Aku melihat di sudut pojok rumah tetangga yang tak jauh dari mushola. Aku menganggap ini aneh, karena saat shubuh menjelang tak banyak anak-anak kecil yang meluangkan waktunya shubuhan di Mushola. Apalagi akhir-akhir ini, Jogja seperti negara Eropa yang dinginnya hampir mirip dengan kutub. Anak kecil itu hanya memakai celana pendek dan kaos tanpa lengan dan itu pun semua berwarna putih.
            Aku sendiri tak mengenal sosok anak-anak yang diduga anak laki-laki, yang sedang berdiri memandang ke arahku seperti sedang menunggu sesuatu, sambil menggerakkan tangan dan kakinya. Aku tak mampu melihat wajahnya dengan baik, mungkin akibat mataku yang memang terbatas jarak pandangnya yang ada hanya sedikit kabur saat aku mencoba berkonsentrasi melihatnya.
            Aku pun memberanikan bertanya kepada ibuku, yang juga shubuhan bersamaku waktu itu. Ketika aku menanyakan hal yang sedikit di luar nalar ini. ibu hanya mampu berkata “Aku tidak melihat apapun disana, lagian mana mungkin masih gelap dan dingin kayak gini ada anak kecil sendirian berdiri di sudut rumah.”
            Mendengar penjelasan dari ibu, aku langsung berpikir mungkinkah yang aku lihat adalah sosok yang di luar nalar alias sosok ghaib. Entahlah, aku mencoba berpikir positif sepanjang pulang ke rumah. Dan berharap itu hanya benar-benar seorang anak kecil yang tinggal di desaku.

“ Sampai saat ini aku pun masih penasaran , benarkah anak kecil itu masih salah satu dari anak tetanggaku?? aku pun tak yakin akan hal itu.”

*Mendadak merinding juga nulisnya,,,,hiii.....

1 comment: